tersenyumlah saat kau mengingatqu...
karena saat itu aq sangat merindukanmu...
dan menagislah saat kau merindukanqu...
karena saat itu aq tak brada disampingmu...
tetapi pejamkanlah mata indahmu itu...
karena saat itu aq akan terasa ada di dekatmu...
karena aq tlah berada di hatimu untuk slamanya...
tak ada yg tersisa lagi untukqu slain kenangan" yg indah bersamamu...
mata indah yg dengannya aq bisa melihat keindahan cinta...
mata indah yg dahulu adalah milikqu...
kini smuanya terasa jauh meninggalkanqu...
kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu...
hati cinta dan rinduqu adalah milikmu...
cintamu takkan pernah membebaskanqu...
bagaimana mungkin aq terbang mencari cinta yg lain...
saat sayap"qu tlah patah karenamu...
cintamu akan tetap tinggal bersamaqu...
hingga akhir hayatqu dan setelah kematian...
hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi...
betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan...
yang tengah menghidupkan sinar redupqu...
namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanqu yg sesungguhnya...
aq tidak pernah bisa menemukan cinta yg lain slain cintamu...
karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaqu...
kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam yg mengekalkan...
kesunyian,kesendirian dan kesedihanqu...
kini aq tlah kehilanganmu...
Rabu, 20 Oktober 2010
Senin, 27 September 2010
penghianat cinta
lemah dlm glisah berbaur dgn gundah...sedihqu yg bercampur oleh knangan pahit seakan mlengkapi sgala ketdk pedulianqu akn ksh sayang dan cinta...aq mrasa sepi diantara kelakar org di skitarqu...hati trikat rantai kcewa akn cinta dan kesetiaan yg kni tertinggal hnya puing kehancuran...kehidupanqu bergelut dgn kcewa sraya berharap keajaiban cinta yg tlah menghancurkanqu..jiwaqu msh mnangis..tersayat sembilu penghianatanmu...luka yg menganga msh terlihat hingga skarang...bodohnya aq msh menanti seorang penghianat hati yg tlah mencaci cintaqu dgn dusta...mengganti pengorbanan dgn luka..huh..sialnya tiada yg mampu menggantikan dia...yg tertinggal hnya potret luka yg slalu terlihat dlm nyata...kau takan terganikan sayang...wlau ribuan cinta membenamqu dlm ceria...kau tetap dlm jiwa yg tlah menjadi serpihan sampah..stelah kau hancurkan dgn dustamu,penghianatanmu itu...
aku pemujamu
Mungkin aku takkan pernah bisa
untuk ungkapkan
Semua rasa cinta ini
Meski aku sadari.........
Jauh didasar hatiku
Ada getaran rasa yang membuatku ingin selalu
Memandangmu......
Jujur saja kuakui... Aku adalah pemujamu
Yang selalu berharap tanpa berani berucap
Terlanjur aku, Memuja dirimu
Meski kau jauh dari sisiku.....
Ijinkan aku untuk terus, dan akan selalu
Mencintaimu
Bila mungkin ada waktu lagi
Untukku dapatkan cintamu
Aku takkan pernah berhenti
Hingga tiba masa itu
untuk ungkapkan
Semua rasa cinta ini
Meski aku sadari.........
Jauh didasar hatiku
Ada getaran rasa yang membuatku ingin selalu
Memandangmu......
Jujur saja kuakui... Aku adalah pemujamu
Yang selalu berharap tanpa berani berucap
Terlanjur aku, Memuja dirimu
Meski kau jauh dari sisiku.....
Ijinkan aku untuk terus, dan akan selalu
Mencintaimu
Bila mungkin ada waktu lagi
Untukku dapatkan cintamu
Aku takkan pernah berhenti
Hingga tiba masa itu
jangan pernah
jangan pernah mengatakan pd hatimu bahwa aq pergi karna tak setia...
Sebab cinta msh ada,terbenam di antara asa dan dilema...
Sedikitpun hingga kini qu tak mencoba mengusir rasa untukmu...
Sebab itu indah..dann kau pun tau betapa binggungnya aq...
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih ada...
Meski waktu trus membuktikan sebaliknya,kau tlah mengerti sebabnya..
Sedikitpun aq tak mencoba untuk menghapus smua tentangmu...
Dan trus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu...
Takdir kita memang pahit...qu harus membuat pilihan sulit...
Smoga pilihan bijak hari ini,buatkan bahagia untuk kedua hati...
Untukqu...juga untukmu..hingga kelak menjemput masa...
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua...
Jangan berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada...
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin...
Jangan pernah berhenti untuk korbankan semangat,saat realitas memburamkan harap...
Sebab cinta msh ada,terbenam di antara asa dan dilema...
Sedikitpun hingga kini qu tak mencoba mengusir rasa untukmu...
Sebab itu indah..dann kau pun tau betapa binggungnya aq...
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih ada...
Meski waktu trus membuktikan sebaliknya,kau tlah mengerti sebabnya..
Sedikitpun aq tak mencoba untuk menghapus smua tentangmu...
Dan trus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu...
Takdir kita memang pahit...qu harus membuat pilihan sulit...
Smoga pilihan bijak hari ini,buatkan bahagia untuk kedua hati...
Untukqu...juga untukmu..hingga kelak menjemput masa...
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua...
Jangan berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada...
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin...
Jangan pernah berhenti untuk korbankan semangat,saat realitas memburamkan harap...
tahun ke empat
Ini adalah tahun keempat kita bersama
Menanti berlabuhnya asa di satu biduk cinta terindah
Terombang ambing di tengah lautan luas nan ganas
Berteman satu dayung dan satu tekad
Untungnya…
Perahu ini tetap kokoh seperti mula
Meski ombak tak henti menerjang
Meski pasang sering menenggelamkan harapan
Engkau tetap percaya, engkau tetap mengerti
Engkau tetap menanti
Tak ingin kembali, tak ingin berhenti
Engkau terus ingin bersamaku hingga ke tepi
Di pelabuhan terindah
Bersama cinta dan rindu yang kita punya
Tanpa memandang apa, siapa, tapi bagaimana
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Penantian tanpa letih, kesabaran diuji
Di saat satu persatu cinta dua insan biasanya t’lah mati
Engkau tetap disini, tak sedikitpun isyaratkan letih
Percayalah…
Ketulusanmu takkan pernah terganti
Keyakinan dan harapanmu kan terwujud abadi
Sebab kita berjanji bukan sekedar bermimpi
Menanti berlabuhnya asa di satu biduk cinta terindah
Terombang ambing di tengah lautan luas nan ganas
Berteman satu dayung dan satu tekad
Untungnya…
Perahu ini tetap kokoh seperti mula
Meski ombak tak henti menerjang
Meski pasang sering menenggelamkan harapan
Engkau tetap percaya, engkau tetap mengerti
Engkau tetap menanti
Tak ingin kembali, tak ingin berhenti
Engkau terus ingin bersamaku hingga ke tepi
Di pelabuhan terindah
Bersama cinta dan rindu yang kita punya
Tanpa memandang apa, siapa, tapi bagaimana
Ini adalah tahun ketiga kita bersama
Penantian tanpa letih, kesabaran diuji
Di saat satu persatu cinta dua insan biasanya t’lah mati
Engkau tetap disini, tak sedikitpun isyaratkan letih
Percayalah…
Ketulusanmu takkan pernah terganti
Keyakinan dan harapanmu kan terwujud abadi
Sebab kita berjanji bukan sekedar bermimpi
hilang
saat mentari tenggelam di ufuk timur..
Saat cahayanya tak menyinari bumi..
Gelap,sunyi,hampa,seperti diriqu..
Saat kau berlalu tanpa kata tanpa senyum..
Hampa hidupqu..
Kosong,sakit menjalar di seluruh ruang hatiqu..
Inginqu berlari menahanmu..
Memelukmu semampuqu..
Dan takan qu lepas walau sesaat..
Tapi smua terlambat,smua tlah sirna..
Tinggal sesalqu bersama bayangmu yg mulai memudar..
Aq brusaha relakan kau pergi mengejar bahagiamu..
Kan qu ukir jlas di dinding hatiqu..
Kenangan indah saat kau disampingqu..
Karna cma itu yg tersisa dari dirimu...
Saat cahayanya tak menyinari bumi..
Gelap,sunyi,hampa,seperti diriqu..
Saat kau berlalu tanpa kata tanpa senyum..
Hampa hidupqu..
Kosong,sakit menjalar di seluruh ruang hatiqu..
Inginqu berlari menahanmu..
Memelukmu semampuqu..
Dan takan qu lepas walau sesaat..
Tapi smua terlambat,smua tlah sirna..
Tinggal sesalqu bersama bayangmu yg mulai memudar..
Aq brusaha relakan kau pergi mengejar bahagiamu..
Kan qu ukir jlas di dinding hatiqu..
Kenangan indah saat kau disampingqu..
Karna cma itu yg tersisa dari dirimu...
tentang aq dan kamu
Langkahku mulai terhenti saat hati mulai mencair...
Tataplah mentari,karena hari ini semuanya harus kita akhiri...
Genggamlah jariku,karena mungkin kita tak mungkin kembali
Ke masa masa itu...
Peluk tubuhku ini,karena sungguh aku ingin...
Pertama ku sentuh warnamu,saat hati ini gersang,penuh dengan debu...
Seperti asa yang bangkitkan hasrat untuk berbagi angan...
Kamu ahdir bawakan aku cinta...
Kamu buat aku tertunduk,merenung,dan menatap jauh kedalam mata indahmu...
Sungguh...aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini...
Saat kututup mataku,terbesit keinginan untuk bawa kamu jauh ke dalam kehidupanku...
Saat ku yakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini...
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh...
Sampai titik ini,aku harus menjawab..mengapa hatiku sering bimbang...
Jujur..dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam..aku katakan...
Aku sayang kamu...aku cinta kamu...aku akan selalu rindu padamu...
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu...
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini...
09 april 2006,kita putuskan untuk arungi lautan yang penuh gelombang ini bersama sama...
Berbekal hati yang terluka,coba abaikan sakitnya,penuh harap gantungkan angan diangkasa...
Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya...
Getir..saat kau ucap setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia...
Tapi sudahlah,aku bisa terima semua itu...dan berharap tak ada lagi cerita keluar dari bibirmu...
Karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya...
Sejak saat itu,hariku tak lagi membosankan...
Sejak saat itu ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang hati dan fikiranku...
Ada senyummu,pandanganmu, dan suaramu di sela sela aku menghela nafas...
Sungguh kamu begitu memberi arti dalam kisah hidupku...
Sampai ku sadari..aku bukanlah orang yang kau cari...
Aku bukanlah pangeran dalam mimpimu...
Aku bukanlah pembawa bahagia di masa depanmu...
Aku hanya seorang pemimpi,yang dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..
Aku tak bisa menjadi tanpa batas di matamu..
Akupun kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku...
Aku tak bisa janjikan waktu waktu indah untuk kamu...
Aku sadar benar,semua ini menyiksamu
Aku dan kenangan kenangan tentang kita...
Bila kita tak mungkin lagi bersatu...
Sungguh...aku akan tetap berusaha selalu ada untuk kamu...
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku...
Semoga kamu temukan cinta sejatimu,tanpa batas..hingga dunia tau...
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu...
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati...
Aku cinta padamu...
Terima kasih untuk semua sayang dan cintamu..
Yang membuat aku sangat kehilangan...
Jangan lupakan aku,sungguh kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku...
Walau “kita cukup sampai disini”
Mungkin sampai aku kembali lagi...
Mungkin...!!!
Tataplah mentari,karena hari ini semuanya harus kita akhiri...
Genggamlah jariku,karena mungkin kita tak mungkin kembali
Ke masa masa itu...
Peluk tubuhku ini,karena sungguh aku ingin...
Pertama ku sentuh warnamu,saat hati ini gersang,penuh dengan debu...
Seperti asa yang bangkitkan hasrat untuk berbagi angan...
Kamu ahdir bawakan aku cinta...
Kamu buat aku tertunduk,merenung,dan menatap jauh kedalam mata indahmu...
Sungguh...aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini...
Saat kututup mataku,terbesit keinginan untuk bawa kamu jauh ke dalam kehidupanku...
Saat ku yakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini...
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh...
Sampai titik ini,aku harus menjawab..mengapa hatiku sering bimbang...
Jujur..dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam..aku katakan...
Aku sayang kamu...aku cinta kamu...aku akan selalu rindu padamu...
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu...
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini...
09 april 2006,kita putuskan untuk arungi lautan yang penuh gelombang ini bersama sama...
Berbekal hati yang terluka,coba abaikan sakitnya,penuh harap gantungkan angan diangkasa...
Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya...
Getir..saat kau ucap setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia...
Tapi sudahlah,aku bisa terima semua itu...dan berharap tak ada lagi cerita keluar dari bibirmu...
Karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya...
Sejak saat itu,hariku tak lagi membosankan...
Sejak saat itu ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang hati dan fikiranku...
Ada senyummu,pandanganmu, dan suaramu di sela sela aku menghela nafas...
Sungguh kamu begitu memberi arti dalam kisah hidupku...
Sampai ku sadari..aku bukanlah orang yang kau cari...
Aku bukanlah pangeran dalam mimpimu...
Aku bukanlah pembawa bahagia di masa depanmu...
Aku hanya seorang pemimpi,yang dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..
Aku tak bisa menjadi tanpa batas di matamu..
Akupun kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku...
Aku tak bisa janjikan waktu waktu indah untuk kamu...
Aku sadar benar,semua ini menyiksamu
Aku dan kenangan kenangan tentang kita...
Bila kita tak mungkin lagi bersatu...
Sungguh...aku akan tetap berusaha selalu ada untuk kamu...
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku...
Semoga kamu temukan cinta sejatimu,tanpa batas..hingga dunia tau...
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu...
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati...
Aku cinta padamu...
Terima kasih untuk semua sayang dan cintamu..
Yang membuat aku sangat kehilangan...
Jangan lupakan aku,sungguh kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku...
Walau “kita cukup sampai disini”
Mungkin sampai aku kembali lagi...
Mungkin...!!!
mencintaimu
menggapai harapan menunggu waktu..
Menghayalkan begitu indahnya sbuah knangan bersamamu...
Kini km...aku..tlah lama tak bertemu..
Waktu tlah memisahkan smuanya..
Kebersamaan kt..cinta kt dan smua crita tentang kt...
Kini tlah ada yg mengisi hatiqu..begitu jg dirimu..
Kata sesal seakan tak brarti...ketika qu bertemu kau kembali...
Engkau ingin mengulang kisah lama kt...tapi itu smua tak kan mungkin terjadi...
Aq terlanjur tlah mencintai dia..dan engkau adalah bagian dr knanganqu...
Rasa yg ada hanya ilusi sementara..dan aq tak mau menyakiti dia..kekasihqu..
Bukan qu munafik..tapi aq blajar mencintai dia dgn sepenuh hati..
Bukan qu tak mencintaimu..tapi itu smua adalah takdir kisah cinta kt..
Smoga km mengerti..dan doaqu smoga kau bahagia mencintainya...
Harapan...waktu tlah berlalu..biarlah smua itu terpendam dlm kenangan kt..
Bahwa kt pernah mencinta...
Aq lelah dgn smua sikap acuhmu terhadapqu...
Aq sakit dgn penghianatanmu...kau hianati cinta suciqu ini...
Dan biarkanlah smua qu kubur dlm2..smua crita indah tentang kt...smoga kau bahagia bersamanya..bahagia dgn pilihan hatimu...
Menghayalkan begitu indahnya sbuah knangan bersamamu...
Kini km...aku..tlah lama tak bertemu..
Waktu tlah memisahkan smuanya..
Kebersamaan kt..cinta kt dan smua crita tentang kt...
Kini tlah ada yg mengisi hatiqu..begitu jg dirimu..
Kata sesal seakan tak brarti...ketika qu bertemu kau kembali...
Engkau ingin mengulang kisah lama kt...tapi itu smua tak kan mungkin terjadi...
Aq terlanjur tlah mencintai dia..dan engkau adalah bagian dr knanganqu...
Rasa yg ada hanya ilusi sementara..dan aq tak mau menyakiti dia..kekasihqu..
Bukan qu munafik..tapi aq blajar mencintai dia dgn sepenuh hati..
Bukan qu tak mencintaimu..tapi itu smua adalah takdir kisah cinta kt..
Smoga km mengerti..dan doaqu smoga kau bahagia mencintainya...
Harapan...waktu tlah berlalu..biarlah smua itu terpendam dlm kenangan kt..
Bahwa kt pernah mencinta...
Aq lelah dgn smua sikap acuhmu terhadapqu...
Aq sakit dgn penghianatanmu...kau hianati cinta suciqu ini...
Dan biarkanlah smua qu kubur dlm2..smua crita indah tentang kt...smoga kau bahagia bersamanya..bahagia dgn pilihan hatimu...
tanpamu
disini,detik ini..
Aq terdiam mnahan tangis..
Wajahmu slalu menghiasi benak dan pikiranqu..
Knangan indah itu slalu terbayang..
Dan buatqu slalu tak berdaya..
Sampai kpn qu trus begini..
Mngapa kau tinggalkanqu..
Saat qu yakini htiqu utkmu..
Mngapa kau pergi jauh saat qu akui smua milikmu..
Mungkin aq bukanlah sgalamu..
Tapi bagiqu kau nafasqu..kaulah jiwaqu..
Kau brikan kehidupan,tapi kni kau menghilang..
Tanpamu htiqu mrasa sepi..
Jika Tuhan tak mengijinkan kt utk bersama utk mengarungi lautan cinta..
Izinkanlah aq tetap mencintaimu apa adanya..
Cinta ini begitu tulus dan sederhana..
Kni qu tak tau kmana qu hrs mlangkah..
Qu tak tau tujuan hidupqu..
Tp apakah langkahqu hrs terhenti dsini..
Cinta yg qu brikan pdmu kni membeku..
Janji yg kau ucap hanya semu..
Tp cinta ini tak bs qu paksakan..
Walau sesungguhnya hati ini tak rela..
Namun jika tanpa diriqu buatmu bahagia..
Aq bahagia..
Katamu cinta ini tak hrs memiliki..
Cinta ini bgtu tulus dan sederhana..
Qu takkan mlupakanmu..
Walau kau tlah menyakitiqu..menghianatiqu..
Cinta yg tulus kau balas dgn dustamu..
Karena kaulah yg trindah..
Smoga kau berbahagia dengan pilihan hatimu..
Dan smoga kau mendapatkan cinta seperti yg qu brikan pdmu..
Aq terdiam mnahan tangis..
Wajahmu slalu menghiasi benak dan pikiranqu..
Knangan indah itu slalu terbayang..
Dan buatqu slalu tak berdaya..
Sampai kpn qu trus begini..
Mngapa kau tinggalkanqu..
Saat qu yakini htiqu utkmu..
Mngapa kau pergi jauh saat qu akui smua milikmu..
Mungkin aq bukanlah sgalamu..
Tapi bagiqu kau nafasqu..kaulah jiwaqu..
Kau brikan kehidupan,tapi kni kau menghilang..
Tanpamu htiqu mrasa sepi..
Jika Tuhan tak mengijinkan kt utk bersama utk mengarungi lautan cinta..
Izinkanlah aq tetap mencintaimu apa adanya..
Cinta ini begitu tulus dan sederhana..
Kni qu tak tau kmana qu hrs mlangkah..
Qu tak tau tujuan hidupqu..
Tp apakah langkahqu hrs terhenti dsini..
Cinta yg qu brikan pdmu kni membeku..
Janji yg kau ucap hanya semu..
Tp cinta ini tak bs qu paksakan..
Walau sesungguhnya hati ini tak rela..
Namun jika tanpa diriqu buatmu bahagia..
Aq bahagia..
Katamu cinta ini tak hrs memiliki..
Cinta ini bgtu tulus dan sederhana..
Qu takkan mlupakanmu..
Walau kau tlah menyakitiqu..menghianatiqu..
Cinta yg tulus kau balas dgn dustamu..
Karena kaulah yg trindah..
Smoga kau berbahagia dengan pilihan hatimu..
Dan smoga kau mendapatkan cinta seperti yg qu brikan pdmu..
sepenggal waktu tersisa
Tertunduk sedih ia. Hanya terdiam renungkan semuanya. Sedih dijiwanya begitu terasa ketika tiba-tiba jiwanya menyadari bahwa jiwanya bukanlah berada pada jasad yang tepat tuk mengungkapkan atau menunjukkan tentang apa yang dirasa oleh jiwanya. Lingkungan dunia dimana ia tinggal, telah disadarinya, sama sekali tak bersahabat pada apa yang namanya ‘cinta’ jika itu harus diungkapkan oleh jiwa-jiwa yang berjasadkan hawa.
Lama jiwanya tenggelam dalam diam. Masih bingung harus bagaimana dalam dunia yang begitu diskriminatif ini. Mungkin juga ia bertanya dalam hati, “Mengapa cinta hanya tuk diungkapkan oleh jiwa-jiwa yang berjasadkan adam?”, aku tak mengerti, yang aku mengerti, dunia yang diskriminatif bagi hawa ini, nyaris membuatku gagal ciptakan lagi kehidupan cinta di relung hatiku, ketika jiwa yang aku cintai, ternyata juga mencintaiku, namun ia menyadarinya lebih dulu dan lalu ia terdiam dalam galau, bingung dan sedih karena keterbatasan kodrati yang ada pada jiwanya.
Meski kini, jiwaku dan jiwanya sudah menyatu, namun hawa dingin t’lah sempat aliri jiwaku ketika sadari bahwa sepenggal waktu tersisa kan habis dalam kejapan mata. Untung saja, Sang Pemilik Jiwaku dan Jiwanya, memberikan lingkaran waktu yang baru bagi dua jiwa ini tuk menyatu, meski waktu datang (lingkaran waktu) ketika dua jiwa ini t’lah terpisah dalam ruang. Tak mengapa, biar jiwaku dan jiwanya belajar artikan ini semua dan bisa buat indah kehidupan cinta dihati jiwa-jiwa ini (ku dan nya) tak hanya tuk sesaat namun sampai akhir hayat.
Lama jiwanya tenggelam dalam diam. Masih bingung harus bagaimana dalam dunia yang begitu diskriminatif ini. Mungkin juga ia bertanya dalam hati, “Mengapa cinta hanya tuk diungkapkan oleh jiwa-jiwa yang berjasadkan adam?”, aku tak mengerti, yang aku mengerti, dunia yang diskriminatif bagi hawa ini, nyaris membuatku gagal ciptakan lagi kehidupan cinta di relung hatiku, ketika jiwa yang aku cintai, ternyata juga mencintaiku, namun ia menyadarinya lebih dulu dan lalu ia terdiam dalam galau, bingung dan sedih karena keterbatasan kodrati yang ada pada jiwanya.
Meski kini, jiwaku dan jiwanya sudah menyatu, namun hawa dingin t’lah sempat aliri jiwaku ketika sadari bahwa sepenggal waktu tersisa kan habis dalam kejapan mata. Untung saja, Sang Pemilik Jiwaku dan Jiwanya, memberikan lingkaran waktu yang baru bagi dua jiwa ini tuk menyatu, meski waktu datang (lingkaran waktu) ketika dua jiwa ini t’lah terpisah dalam ruang. Tak mengapa, biar jiwaku dan jiwanya belajar artikan ini semua dan bisa buat indah kehidupan cinta dihati jiwa-jiwa ini (ku dan nya) tak hanya tuk sesaat namun sampai akhir hayat.
cinta sejati
Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Semua harus tetap berjalan, tak peduli penuh penyesalan dan kesedihan. Mungkin aku menanti, mungkin cinta telah mati, atau mungkin cinta sejati, tapi saat sendiri kehidupan harus terus dijalani dengan sepenuh hati.
Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mencintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.
Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.
Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mencintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.
Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.
tentang aq
Aku sadar bahwa menangis takkan bisa membuatku seketika ada
Disisimu
Aku mengerti bahwa memikirkanmu takkan bisa membuatku sekejap mata ada
Didekatmu
Menghiburmu,
Menenangkanmu,
Mendekapmu,
Mendengarkanmu,
Aku tak bisa menahan rasa seperti ini jauh lebih lama
Menyiksaku
Meski kini tak jua bisa kutemukan sebuah cara yang bisa
Membawaku
Di hidupmu,
Di setiap harimu,
Di setiap langkahmu,
Di setiap mimpimu,
Saat lara menyelimuti, saat cobaan menghinggapi
atau saat apapun kamu merasa sendiri, dan sekedar ingin berbagi
Aku merasa sungguh tak berarti
Sebab cintaku tak mampu jauhkanmu dari duka
Aku relakan jika kau ingin pergi
Mencari cinta yang mampu dan selalu ada tak terpisah
Disisimu
Aku mengerti bahwa memikirkanmu takkan bisa membuatku sekejap mata ada
Didekatmu
Menghiburmu,
Menenangkanmu,
Mendekapmu,
Mendengarkanmu,
Aku tak bisa menahan rasa seperti ini jauh lebih lama
Menyiksaku
Meski kini tak jua bisa kutemukan sebuah cara yang bisa
Membawaku
Di hidupmu,
Di setiap harimu,
Di setiap langkahmu,
Di setiap mimpimu,
Saat lara menyelimuti, saat cobaan menghinggapi
atau saat apapun kamu merasa sendiri, dan sekedar ingin berbagi
Aku merasa sungguh tak berarti
Sebab cintaku tak mampu jauhkanmu dari duka
Aku relakan jika kau ingin pergi
Mencari cinta yang mampu dan selalu ada tak terpisah
tentang cinta
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi
Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka
Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.
Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.
Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka
Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.
Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.
Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
lupakan aq
Berusahalah… untuk mengerti bahwa di dunia yang fana ini kita terlahir tak sempurna
Bahwa apa yang kita harap tak selalu bisa kita dapat, juga harus kau ingat
Kuatkanlah… dan mengerti bahwa hati terapuh dapat pula menjadi kekuatan baru
Bahwa apa yang terlewati mampu berikan pengalaman berharga untuk esok hari
Lupakan aku… bukan karna ku tak lagi mencintaimu seperti dulu
Proses pendewasaan diri tak selamanya mengenakkan hati, susah di arti
Tataplah masa depan ! jangan jadikan kepergianku ini sebagai satu rintangan
Ketulusan… t’lah tiba waktunya juga berbicara tentang pengorbanan
Aku pergi sejak hari ini bukan karna tak lagi mencintai
Aku tersenyum saat bertemu bukan karna bahagia meninggalkanmu
Aku begini…menyakiti hati bukan juga ingin kau musuhi
Hatiku pun menangis…tak hanya jiwamu yang teriris
Semoga engkau mampu menatap kuat
Semoga terjaga semua hasrat
Bahagiamu aalah bahagiaqu
senyummu adalah senyumku
semoga kau berbahagia dengan pilihan hatimu
doaku selalu menyertai di setiap langkahmu
walau aku sakit tapi aku ihklas mlepaskan cinta suciku
semoga smua akan baik baik saja
Bahwa apa yang kita harap tak selalu bisa kita dapat, juga harus kau ingat
Kuatkanlah… dan mengerti bahwa hati terapuh dapat pula menjadi kekuatan baru
Bahwa apa yang terlewati mampu berikan pengalaman berharga untuk esok hari
Lupakan aku… bukan karna ku tak lagi mencintaimu seperti dulu
Proses pendewasaan diri tak selamanya mengenakkan hati, susah di arti
Tataplah masa depan ! jangan jadikan kepergianku ini sebagai satu rintangan
Ketulusan… t’lah tiba waktunya juga berbicara tentang pengorbanan
Aku pergi sejak hari ini bukan karna tak lagi mencintai
Aku tersenyum saat bertemu bukan karna bahagia meninggalkanmu
Aku begini…menyakiti hati bukan juga ingin kau musuhi
Hatiku pun menangis…tak hanya jiwamu yang teriris
Semoga engkau mampu menatap kuat
Semoga terjaga semua hasrat
Bahagiamu aalah bahagiaqu
senyummu adalah senyumku
semoga kau berbahagia dengan pilihan hatimu
doaku selalu menyertai di setiap langkahmu
walau aku sakit tapi aku ihklas mlepaskan cinta suciku
semoga smua akan baik baik saja
untuk sahabatqu
Tidak ada yang salah di dirimu ketika
perasaanmu mengatakan bahwa aku adalah
seseorang yang engkau cintai. Sahabatku, tidak
pernah salah bagi siapapun untuk mencintai
seseorang yang layak untuk dicintai. Tidak juga
salah bagimu, ketika akhirnya mencintaiku.
Hari ini engkau menuliskan pesan pendek
untukku. Kamu bilang kamu tulus mencintaiku.
Sungguh, aku tidak tahu apakah benar
ketulusan itu sebagaimana yang kau ucapkan,
atau sesungguhnya pesan itu hanyalah sebaris
kalimat penuh pengharapan agar aku mau
menerima dirimu sebagai pendampingku.
Sahabatku, tidak sedikitpun aku ingin
memprotesmu atau meragukan tulisan pendek
itu. Tiada guna bagiku hidup dengan keraguan
atau kecurigaan.
Sahabatku, tiada henti ku ucap terimakasih
karena engkau telah menyayangiku, meski
engkau belum sepenuhnya mengerti baik
burukku. Melihat sikapmu, aku jadi
menyimpulkan bahwa cinta ternyata juga penuh
resiko.
Sahabatku, semoga engkau tetap bisa menjadi
sahabatku. Semoga esok, ketulusan cinta yang
kau tuliskan terwujud dalam sebuah kebesaran
hati untuk menerima kenyataan hidup
bahwasannya seluruh perasaan dan
perhatianku untuk seseorang yang telah lama
kucintai. Aku pikir kamu sudah lebih dari tahu,
pada siapa sesungguhnya seluruh perasaanku
bermuara, mengingat awalnya kedekatan kita
kupikir hanya sebatas persahabatan biasa dari
dua insan beda jenis saja.
Sahabatku, andai aku bukanlah seorang yang
tidak menghargai keberadaanmu, mungkin aku
sudah memilih untuk marah kepadamu, sebab
telah mengkhianati kepercayaanku yang
menganggapmu sebagai seorang sahabat. Itu
sama seperti kamu memanfaatkan seluruh
informasi pribadi seputar diriku untuk meraih
simpati dan perasaanku. Bukankah cinta yang
tulus harusnya menyadarkan dirimu bahwa
seluruh cinta tulusku sudah kucurahkan pada ia
yang kucintai sekian tahun terakhir ini?
Sahabatku, tanpa bermaksud mengguruimu,
mungkin sedikit pengalaman hidupku bisa
sedikit kau ambil pelajaran tentang seperti apa
cinta tulus menurut pandanganku. Seperti kamu
tahu, tidak sedikitpun aku pernah memaksakan
perasaan sayangku kepadanya yang kucintai
sepenuh hati. Hanya kubiarkan ia tahu dan terus
merasakan bahwa aku memang tulus mencintai
dan menyayanginya, tidak pernah aku
memaksanya untuk melupakan atau berhenti
mencari yang lain. Dan, untuk kau tahu, ia yang
kucintai itu juga sungguh-sungguh mengerti
tentang seperti apakah ketulusan itu sendiri.
perasaanmu mengatakan bahwa aku adalah
seseorang yang engkau cintai. Sahabatku, tidak
pernah salah bagi siapapun untuk mencintai
seseorang yang layak untuk dicintai. Tidak juga
salah bagimu, ketika akhirnya mencintaiku.
Hari ini engkau menuliskan pesan pendek
untukku. Kamu bilang kamu tulus mencintaiku.
Sungguh, aku tidak tahu apakah benar
ketulusan itu sebagaimana yang kau ucapkan,
atau sesungguhnya pesan itu hanyalah sebaris
kalimat penuh pengharapan agar aku mau
menerima dirimu sebagai pendampingku.
Sahabatku, tidak sedikitpun aku ingin
memprotesmu atau meragukan tulisan pendek
itu. Tiada guna bagiku hidup dengan keraguan
atau kecurigaan.
Sahabatku, tiada henti ku ucap terimakasih
karena engkau telah menyayangiku, meski
engkau belum sepenuhnya mengerti baik
burukku. Melihat sikapmu, aku jadi
menyimpulkan bahwa cinta ternyata juga penuh
resiko.
Sahabatku, semoga engkau tetap bisa menjadi
sahabatku. Semoga esok, ketulusan cinta yang
kau tuliskan terwujud dalam sebuah kebesaran
hati untuk menerima kenyataan hidup
bahwasannya seluruh perasaan dan
perhatianku untuk seseorang yang telah lama
kucintai. Aku pikir kamu sudah lebih dari tahu,
pada siapa sesungguhnya seluruh perasaanku
bermuara, mengingat awalnya kedekatan kita
kupikir hanya sebatas persahabatan biasa dari
dua insan beda jenis saja.
Sahabatku, andai aku bukanlah seorang yang
tidak menghargai keberadaanmu, mungkin aku
sudah memilih untuk marah kepadamu, sebab
telah mengkhianati kepercayaanku yang
menganggapmu sebagai seorang sahabat. Itu
sama seperti kamu memanfaatkan seluruh
informasi pribadi seputar diriku untuk meraih
simpati dan perasaanku. Bukankah cinta yang
tulus harusnya menyadarkan dirimu bahwa
seluruh cinta tulusku sudah kucurahkan pada ia
yang kucintai sekian tahun terakhir ini?
Sahabatku, tanpa bermaksud mengguruimu,
mungkin sedikit pengalaman hidupku bisa
sedikit kau ambil pelajaran tentang seperti apa
cinta tulus menurut pandanganku. Seperti kamu
tahu, tidak sedikitpun aku pernah memaksakan
perasaan sayangku kepadanya yang kucintai
sepenuh hati. Hanya kubiarkan ia tahu dan terus
merasakan bahwa aku memang tulus mencintai
dan menyayanginya, tidak pernah aku
memaksanya untuk melupakan atau berhenti
mencari yang lain. Dan, untuk kau tahu, ia yang
kucintai itu juga sungguh-sungguh mengerti
tentang seperti apakah ketulusan itu sendiri.
memory
satu kisah telah hadir menggantikan kenangan akan
suatu kerinduan
satu kekosongan telah terisi oleh kerinduan akan suatu
jawaban
waktu yang hadir,waktu yang pergi dan waktu yang akan
kembali lagi seakan
menjadikan hidup ini laksana sinar mentari
hadir saat pagi menjelang
ada saat siang memancang
indah dikala senja
dan tenggelam saat malam memanggil
setetes embun di rona wajahmu
menampilkan indahnya sinar sang rembulan
kicauan burung menyanyikan suara ketenangan
walau berujung akan suatu pertanyaan
untaian kata yang terikat masa
menanti hening di kala senja
dan menanti peristirahatan saat beranjak tua
waktu adalah teman
waktu adalah musuh
ia juga adalah jawaban
ia juga adalah pertanyaan
maka bertemanlah dengan waktu dan kau akan tau
betapa berharganya ia
dan jawaban pun akan engkau temui.
suatu kerinduan
satu kekosongan telah terisi oleh kerinduan akan suatu
jawaban
waktu yang hadir,waktu yang pergi dan waktu yang akan
kembali lagi seakan
menjadikan hidup ini laksana sinar mentari
hadir saat pagi menjelang
ada saat siang memancang
indah dikala senja
dan tenggelam saat malam memanggil
setetes embun di rona wajahmu
menampilkan indahnya sinar sang rembulan
kicauan burung menyanyikan suara ketenangan
walau berujung akan suatu pertanyaan
untaian kata yang terikat masa
menanti hening di kala senja
dan menanti peristirahatan saat beranjak tua
waktu adalah teman
waktu adalah musuh
ia juga adalah jawaban
ia juga adalah pertanyaan
maka bertemanlah dengan waktu dan kau akan tau
betapa berharganya ia
dan jawaban pun akan engkau temui.
malam yg sunyi
Di malam yang kian hening
Di tengah dingin yang menusuk kulit
Membuat hati tak bisa bergeming
Menghadapi cobaan yang kian membelit
Di tengah malam yang sunyi
Di kegelapan yang kian sepi
Ku ingin teteskan air mata
Menghadapi kesedihan yang terus menerpa
Tapi kupercaya
Dialah satu-satunya yang Maha Kuasa
Yang bisa menentramkan jiwa
Menenangkan hati yang berduka
Aku tak ragu
Dialah satu-satunya yang Maha Tahu
Selalu terjaga dan tak pernah tertidur
Melindungi hamba-hamba-Nya yang bersyukur
Di tengah dingin yang menusuk kulit
Membuat hati tak bisa bergeming
Menghadapi cobaan yang kian membelit
Di tengah malam yang sunyi
Di kegelapan yang kian sepi
Ku ingin teteskan air mata
Menghadapi kesedihan yang terus menerpa
Tapi kupercaya
Dialah satu-satunya yang Maha Kuasa
Yang bisa menentramkan jiwa
Menenangkan hati yang berduka
Aku tak ragu
Dialah satu-satunya yang Maha Tahu
Selalu terjaga dan tak pernah tertidur
Melindungi hamba-hamba-Nya yang bersyukur
Minggu, 26 September 2010
luka hati
Aku disini terdiam
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya
Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku coba untuk memahami
Arti cinta sebnarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat
Kini ku coba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa
Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karna ku mencintai
Bukan ,aku yang di cintai
Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati
Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan merasakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar do’a ku
Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenar nya..
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya
Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku coba untuk memahami
Arti cinta sebnarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat
Kini ku coba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa
Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karna ku mencintai
Bukan ,aku yang di cintai
Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati
Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan merasakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar do’a ku
Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenar nya..
KEGAGALAN BUKAN AKHIR DARI PERJALANAN
Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu
Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik anda
Hanya keikhlasanlah yg menolong pedihnya jiwa
Tatkala kegagalan terus membayangi langkah kita
Pasrahkanlah segalanya pada Sang maha Bijaksana
Percayalah bahwa Sang Pencipta maha mengetahui
Sehingga sanubari senantiasa berdzikir tanpa henti
Renungkanlah makna hidup setiap insan di dunia ini
Niscaya kebahagiaan akan merasuk dalam ruang hati
Kegagalan bukan akhir dari suatu perjalanan
Karna ia hanya sebatas ujian dalam kehidupan
Kerinduan akan kebahagiaan selalu didapatkan
Bagi seorang yg berfikir bahwa hidup adalah ujian
Jadilah hamba Allah yang baik saat menyikapi segala cobaan
Sehingga jiwa yang tenang menghampiri nuansa kebahagiaan
Tataplah masa depan melalui doa dalam langkah kemenangan
Karna tiada hal yang sia-sia dalam setiap jalan pengorbanan.
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu
Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik anda
Hanya keikhlasanlah yg menolong pedihnya jiwa
Tatkala kegagalan terus membayangi langkah kita
Pasrahkanlah segalanya pada Sang maha Bijaksana
Percayalah bahwa Sang Pencipta maha mengetahui
Sehingga sanubari senantiasa berdzikir tanpa henti
Renungkanlah makna hidup setiap insan di dunia ini
Niscaya kebahagiaan akan merasuk dalam ruang hati
Kegagalan bukan akhir dari suatu perjalanan
Karna ia hanya sebatas ujian dalam kehidupan
Kerinduan akan kebahagiaan selalu didapatkan
Bagi seorang yg berfikir bahwa hidup adalah ujian
Jadilah hamba Allah yang baik saat menyikapi segala cobaan
Sehingga jiwa yang tenang menghampiri nuansa kebahagiaan
Tataplah masa depan melalui doa dalam langkah kemenangan
Karna tiada hal yang sia-sia dalam setiap jalan pengorbanan.
ratapan dalam duka
Tak akan lagi aku sanggup
Mengepak saya mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dijantung yang tertusuk duri
Hingga aku tiada tersadar lagi
Bahwa aku telah mati
Kupersembahkan puisi ini kepada Dia yang mengajarai aku
tentang cinta
Yang mengajari aku tentang kebencian
Yang mengajariku tentang arti hidup
semoga kau bahagia dengan pilihanmu...
Mengepak saya mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dijantung yang tertusuk duri
Hingga aku tiada tersadar lagi
Bahwa aku telah mati
Kupersembahkan puisi ini kepada Dia yang mengajarai aku
tentang cinta
Yang mengajari aku tentang kebencian
Yang mengajariku tentang arti hidup
semoga kau bahagia dengan pilihanmu...
ini
Ini…
Adalah semua yang takkan mudah dipercaya oleh siapapun
Karna Ini:
Hanya berawal dari sesaat perjumpaan
Sesaat perkenalan dan sekejap tatapan
Terpisah oleh ribuan kilometer jarak
dan Waktu yang tak pernah bersahabat
Hanyalah tentang pengorbanan, pengertian
kepercayaan dan kesetiaan
Sedikit waktu tuk saling mencurahkan perasaan
ataupun sekedar tuk sedikit belaian sayang
Namun Ini memang tercipta bukan untuk siapapun
tak untuk dimengerti siapapun
Karna Ini hanyalah tentangku denganmu
tentang semua impian, harapan dan kebahagiaan
masa depan berdua
Dan ketika kini 10 bulan t’lah berlalu
Biarkan semuanya melihat bahwa Ini
bukan hanya sekedar angin yang cepat berlalu
Ini…
Adalah kesungguhan hati
Ketulusan perasaan
ungkapan terdalam
Ini adalah Cinta
antara aku…dan kamu
Adalah semua yang takkan mudah dipercaya oleh siapapun
Karna Ini:
Hanya berawal dari sesaat perjumpaan
Sesaat perkenalan dan sekejap tatapan
Terpisah oleh ribuan kilometer jarak
dan Waktu yang tak pernah bersahabat
Hanyalah tentang pengorbanan, pengertian
kepercayaan dan kesetiaan
Sedikit waktu tuk saling mencurahkan perasaan
ataupun sekedar tuk sedikit belaian sayang
Namun Ini memang tercipta bukan untuk siapapun
tak untuk dimengerti siapapun
Karna Ini hanyalah tentangku denganmu
tentang semua impian, harapan dan kebahagiaan
masa depan berdua
Dan ketika kini 10 bulan t’lah berlalu
Biarkan semuanya melihat bahwa Ini
bukan hanya sekedar angin yang cepat berlalu
Ini…
Adalah kesungguhan hati
Ketulusan perasaan
ungkapan terdalam
Ini adalah Cinta
antara aku…dan kamu
kerinduan abadi
mencoba lepaskan beban..
qu tulis sebuah bait tentang kerinduan..
terpendam di ats jarak yg memisahkan...
jujur aq ingin bertemu...
mencoba lukiskan bayangmu...
selintas wajah kekasih yg qu rindukan...di awan qu goreskan imaji dan bisikan...
tetap setia kpdqu..
betapa berarti saat pertemuan kt...
obati rindu yg skian waktu lamanya..
hanya di hati..
setia pd cinta di jiwa..
tapi kenapa kau tega khianati cinta suciqu ini...
aq tak kuasa menahan kucuran air mata ini...
betapa sakit dan perihnya hati ini...
atas penghianatan cintamu...
cinta yg tulus suci kau hancurkan dgn dusta dan penhianatanmu itu...
aq sangat membencimu...
tapi di lubuk hati ini msh tersimpan rasa...
aq tak kuasa melihat penghianatanmu itu...
smoga kau bahagia dgn dia yg kau anggap lbh baik dariqu...
qu tulis sebuah bait tentang kerinduan..
terpendam di ats jarak yg memisahkan...
jujur aq ingin bertemu...
mencoba lukiskan bayangmu...
selintas wajah kekasih yg qu rindukan...di awan qu goreskan imaji dan bisikan...
tetap setia kpdqu..
betapa berarti saat pertemuan kt...
obati rindu yg skian waktu lamanya..
hanya di hati..
setia pd cinta di jiwa..
tapi kenapa kau tega khianati cinta suciqu ini...
aq tak kuasa menahan kucuran air mata ini...
betapa sakit dan perihnya hati ini...
atas penghianatan cintamu...
cinta yg tulus suci kau hancurkan dgn dusta dan penhianatanmu itu...
aq sangat membencimu...
tapi di lubuk hati ini msh tersimpan rasa...
aq tak kuasa melihat penghianatanmu itu...
smoga kau bahagia dgn dia yg kau anggap lbh baik dariqu...
antara aq, kau, dia dan seberkas kisah lalu
menggapai harapan menunggu waktu...
menghayalkan begitu indahnya sbuah kenangan bersamamu...
kini kamu...aq tlah lama tak bertemu...
waktu tlah memisahkan smuanya...
kebersamaan kt,cinta kt dan smua ttg kt...
kni tlah ada yg mengisi hatiqu,bgtu jg dirimu...
kata sesal seakan tak berarti...ketika qu bertemu kau kembali...
engkau ingin mengulang kisah lama kt...tp smua itu tak mungkin terjadi...
aq terlanjur tlah mencintai dialdan engkau adalah bagian dari kenanganqu...
rasa yg ada hnya ilusi sementara dan aq tak mau menyakiti dia..kekasihqu...
bukan qu munafik...tp aq blajar mencintai dia dgn sepenuh hati...
bukan qu tak mencintaimu...tp itu smua adalah takdir kt...
smoga kau mengerti...dan doaqu smoga kau bahagia mencintainya...
harapan...waktu kni tlah berlalu...biarlah itu smua terpendam dalam kenangan kt...bahwa kt pernah mencinta...
menghayalkan begitu indahnya sbuah kenangan bersamamu...
kini kamu...aq tlah lama tak bertemu...
waktu tlah memisahkan smuanya...
kebersamaan kt,cinta kt dan smua ttg kt...
kni tlah ada yg mengisi hatiqu,bgtu jg dirimu...
kata sesal seakan tak berarti...ketika qu bertemu kau kembali...
engkau ingin mengulang kisah lama kt...tp smua itu tak mungkin terjadi...
aq terlanjur tlah mencintai dialdan engkau adalah bagian dari kenanganqu...
rasa yg ada hnya ilusi sementara dan aq tak mau menyakiti dia..kekasihqu...
bukan qu munafik...tp aq blajar mencintai dia dgn sepenuh hati...
bukan qu tak mencintaimu...tp itu smua adalah takdir kt...
smoga kau mengerti...dan doaqu smoga kau bahagia mencintainya...
harapan...waktu kni tlah berlalu...biarlah itu smua terpendam dalam kenangan kt...bahwa kt pernah mencinta...
semakin sayang
Tiba waktuku ungkapkan semua
Perasaanku terhadapmu
Yang selama ini buatku selalu
Merasa berdosa
Maafkan aku telah menyakitimu
Dan membuatmu terluka ......!
Ampuni aku, tlah membuatmu
Hidup dalam api cemburu
Dan kuakui.... rasa ini smakin besar
aq menemukan kebahagiaan yang sejati
Namun kini kusadar.....Kesetiaanmu
Membuatku ingin kembali
Sejujurnya kukatakan
Aku semakin sayang kamu
Setulusnya kuberjanji
Aku takkan pernah meninggalkanmu lagi
karna kau adalah belahan jiwaqu...
Perasaanku terhadapmu
Yang selama ini buatku selalu
Merasa berdosa
Maafkan aku telah menyakitimu
Dan membuatmu terluka ......!
Ampuni aku, tlah membuatmu
Hidup dalam api cemburu
Dan kuakui.... rasa ini smakin besar
aq menemukan kebahagiaan yang sejati
Namun kini kusadar.....Kesetiaanmu
Membuatku ingin kembali
Sejujurnya kukatakan
Aku semakin sayang kamu
Setulusnya kuberjanji
Aku takkan pernah meninggalkanmu lagi
karna kau adalah belahan jiwaqu...
hakikat cinta
Cinta bukan sebatas berkata kangen
Sehingga cari jalan untuk bertemu
Cinta bukan hanya manifestasi nafsu yang butuh pelampiasan
Cinta juga bukan rasa cemburu berlebihan, sehingga harus ada terdakwa di meja hijau
Cinta bukan ungkapan sayang dan ingin mati bersamanya
Cinta bukan kesetiaan yang setiap detik harus diucapkan bak mantara sebelum perang
Cinta bukan sebuah makna kejujuran terdalam karena pasti ada muatan kemunafikan dan kepentingan
Cinta bukan emosi berkabut, hingga bunuh diri ketika ada perpisahan
Cinta bukan muara kebenaran setiap saat ketuk palu pembebasan
Cinta bukan pembebasan tak bertuan, sehingga butuh pasukan khusus untuk merebutnya
Cinta bukan misteri malam, hingga butuh pelita untuk penerangan
Cinta adalah semuanya, tanpa batas, tanpa sekat
Sehingga cari jalan untuk bertemu
Cinta bukan hanya manifestasi nafsu yang butuh pelampiasan
Cinta juga bukan rasa cemburu berlebihan, sehingga harus ada terdakwa di meja hijau
Cinta bukan ungkapan sayang dan ingin mati bersamanya
Cinta bukan kesetiaan yang setiap detik harus diucapkan bak mantara sebelum perang
Cinta bukan sebuah makna kejujuran terdalam karena pasti ada muatan kemunafikan dan kepentingan
Cinta bukan emosi berkabut, hingga bunuh diri ketika ada perpisahan
Cinta bukan muara kebenaran setiap saat ketuk palu pembebasan
Cinta bukan pembebasan tak bertuan, sehingga butuh pasukan khusus untuk merebutnya
Cinta bukan misteri malam, hingga butuh pelita untuk penerangan
Cinta adalah semuanya, tanpa batas, tanpa sekat
nestapa cinta
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”
“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”
“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”
“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
Nafas Cinta
hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta..
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta..
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….
BUNDA
Bunda… ingin aku bercerita cinta kepadamu
Tentang rasa yang mengendap dalam asa
Tentang lara yang lahir dari ketaksempurnaan manusia
Tapi aku malu
Bunda… sesungguhnya sering airmata jatuh menetesi kalbu
Di balik penampakan tegarku s’bagai seorang Pria
Dikala kusibukkan hari-hariku dengan bekerja
Namun kau tak pernah tahu
Betapa aku ingin selembar putih untuk cinta yang baru
Tanpa setitik luka, noda dan kenang tersisa
Agar dapat kuberikan rasa tuk ia yang juga membalasnya
S’lalu mencoba, namun waktu s’lalu menyiratkan sebaliknya
Bunda… tidakkah dapat kau rasakan bimbangku
Hasrat kedewasaanku mengajak untuk segera pergi
Hasrat putihku mengajak untuk tetap menanti
Aku terpaku… saat waktu terus berlalu
Bunda… kuyakin kau berdoa yang terbaik untukku
Hingga aku dapat selalu tegar dan sabar
Hingga masih dapat kumiliki harapan-harapan
Meski kau juga tak pernah mengatakannya padaku
Tentang rasa yang mengendap dalam asa
Tentang lara yang lahir dari ketaksempurnaan manusia
Tapi aku malu
Bunda… sesungguhnya sering airmata jatuh menetesi kalbu
Di balik penampakan tegarku s’bagai seorang Pria
Dikala kusibukkan hari-hariku dengan bekerja
Namun kau tak pernah tahu
Betapa aku ingin selembar putih untuk cinta yang baru
Tanpa setitik luka, noda dan kenang tersisa
Agar dapat kuberikan rasa tuk ia yang juga membalasnya
S’lalu mencoba, namun waktu s’lalu menyiratkan sebaliknya
Bunda… tidakkah dapat kau rasakan bimbangku
Hasrat kedewasaanku mengajak untuk segera pergi
Hasrat putihku mengajak untuk tetap menanti
Aku terpaku… saat waktu terus berlalu
Bunda… kuyakin kau berdoa yang terbaik untukku
Hingga aku dapat selalu tegar dan sabar
Hingga masih dapat kumiliki harapan-harapan
Meski kau juga tak pernah mengatakannya padaku
Langganan:
Komentar (Atom)